Kategori
Animation

Ulasan Film Konosuba!: God’s Blessing on This Wonderful World! – Legend of Crimson

Sumber : myanimelist.net

Sebelum membaca ulasan ini, ada baiknya anda menyaksikan serial anime season 1 & 2– nya, agar jalan & alur cerita mampu anda tangkap. Karena, bila langsung menonton film-nya, anda bakal kebingunan dengan segala keanehan hakiki yang ditampilkannya.

Film ini mengisahkan petualang muda bernama Satou Kazuma (Jun Fukushima) bersama rekan-rekan party/partai-nya di dunia fantasi Game. Hanya saja, ekspetasi tak sesuai realita, bahwa dunia lain (Isekai) jauh lebih buruk ketimbang dunia asli (manusia). Tapi, poin ini justru menjadi pembeda dengan anime-anime Isekai umumnya.

Kembali ke kisahnya, Satou Kazuma bersama rekan party-nya, yaitu Aqua (Sora Amamiya), Megumin (Rie Takahishe), dan Darkness (Ai Kayano) baru menyelesaikan sebuah misi (quest). Sejurus kemudian, datanglah sahabat (& rival) Megumin, yaitu Yunyun (Aki Tokisaka). Dia membawa surat yang berisikan ancaman salah satu Jenderal Iblis terhadap desa Setan Merah (Crimson Village), kampung halaman Megumin & Yunyun.

Alur film-nya adalah maju, hanya kilas balik (sangat singkat) perlu diperhatikan karena memiliki relevansi dengan peristiwa di film. Bagian terbaik dari alur adalah pengungkapan nama Setan Merah, yang bukannya memukau tapi bikin geleng-geleng kepala. Kekuatan komedi, kerja-sama, dan rasa persahabatan bermunculan saat memasuki babak terakhir melawan musuh utama.

Karena ini merupakan film adaptasi anime, maka karakternya tak lepas dari serialnya. Untuk film ini, karakterisasi dipegang Megumin, Yunyun, Kazuma, dan Slyvia (Akeno Watanabe), sang antagonis. Sedangkan, Aqua & Darkness mendapat peran cukup baik di film. Dikatakan cukup baik karena Aqua & Darkness tidak melakukan hal berlebihan selama durasi. Berbanding terbalik dengan serialnya, bila ditonton teliti.

Kelemahan utama film bukan terletak pada Aqua & Darkness yang dituduh “kurang layar.” Karena Aqua & Darkness menemani penonton mulai babak pertama-akhir. Kelemahan terletak pada Wiz (Yui Horie) & Vanir (Masakazu Nishida) yang muncul dua kali, tapi memberi kontribusi lebih baik saat pertarungan. Akibatnya, peran Aqua & Darkness menjadi kecil setelahnya. Beruntung, kita menyaksikan kombinasi Vanir & Darkness yang membentuk Crusader sejati, ketimbang Aqua dengan skill pemberkatannya (blessing) saat rencana dijalankan.

Visual film tak jauh berbeda dengan serialnya. Hanya, bagian ledakan yang merupakan skill Megumin, dan sihir lanjutan milik Yunyun menghadirkan visual ledakan memukau mata. Pemandangan desa Setan Merah/Crimson Village melalui Bird Eye berhasil menyajikan nostalgia seperti desa Arcanretia, kampung halamannya Aqua. Jangan lupa tentang senjata yang hadir di film, tapi penggunaannya tak sesuai ekspetasi kita.

Film ini layak ditonton bila tak ingin pusing mengenai alur cerita, maupun perkembangan karakter yang “Wah.” Hal menarik dari film bagi penontonnya adalah tampil apa adanya, tak mencoba sok analis, panggung komedi, serta kekuatan persahabatan. Lingkup yang tulus berteman (Megumin & Yunyun) maupun yang tersadarkan dengan kesalahannya (Funifura & Dodonko dengan Yunyun). Karena, bila teliti, ada minor bullying antara Funifura (Miyu Tomita) & Dodonko (Sayumi Suzushiro) dengan Yunyun, terkait sihir Yunyun.

Demikian ulasan film Konosuba!: God’s Blessing on This Wonderful World! – Legend of Crimson. Untuk nilai rating, saya tak memberikan nilainya. Tapi, saya sangat menikmati durasi filmnya dari awal-akhir cerita. Sekadar info, film ini berdurasi 90 menit dan diproduksi J.C Staff. Serta dirilis 30 Agustus 2019 & disutradai oleh Takaomi Nakasaki.

Link Sumber:

https://www.imdb.com/title/tt9239552/ https://myanimelist.net/anime/38040/Kono_Subarashii_Sekai_ni_Shukufuku_wo__Kurenai_Densetsu

avatar Abed Putra

Oleh Abed Putra

Hanya seseorang yang berusaha mencurahkan analisis pemikirannya sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai