
Tahun 2021 bukan hanya peringatan satu tahun pandemi Covid-19, melainkan kesuksesan atas jerih payah penggemar komik DC selama empat tahun. Jerih payah penggemar DC adalah memperjuangkan hastag #ReleaseTheSnyderCut pasca penayangan film Justice League 2017 silam.
Film Justice League 2017 sejatinya ditunggu-tunggu penggemar DC seluruh dunia. Namun, ekspetasi berhasil dimentahkan dengan durasi yang singkat, minim karakterisasi karakter, perubahan suasana dan antagonis yang kurang garang di mata penonton bioskop saat itu. Kekecewaan atas garapan Josh Whedon, pengganti Zack Snyder, menjadi awal mula naiknya cuitan ReleaseTheSynderCut. Hastag tetap digaungkan sampai akhir 2019 sehingga Warner Bros Picture memberi lampu hijau penayangan Zack Snyder’s Justice League, yaitu karya orisinil Justice League dari pencetusnya, Zack Snyder.
Perbedaan durasi menjadi kunci utama membandingkan Justice League (JL 2017) dengan Zack Snyder’s Justice League (ZSJL 2021). Durasi Justice League 2017 hanya berkisar dua jam, sedangkan versi 2021 dua kali lipatnya, yaitu empat jam. Karenanya penyampaian konten ZSJL 2021 lebih detail dan mendalam daripada sebelumnya. Gaya format 4:3 menjadi keunggulan tersendiri dari film-film superhero lainnya. Namun, gaya format 4:3 memiliki permasalahan sendiri bagi penonton, yaitu layar menjadi kotak sehingga butuh posisi nyaman menonton, terutama untuk Smartphone.
Alur cerita ZSJL 2021 memakai formula yang sama dengan JL 2017. Akan tetapi, perbedaan durasi menjadi sisi keunggulan ZSJL 2021 menampilkan alur yang tidak dikisahkan di versi bioskopnya. Untuk mempermudah tontonan, sutradara membagi setiap kisahnya menjadi enam bagian, yaitu “Don’t Count On It, Batman”, “Age of Heroes”, “Beloved Mother, Beloved Son”, “Change Machine”, “The King’s Horses”, dan “Something Darker.” Setelah “Something Darker”, sutradara menutup kisah dengan epilogue, mimpi buruk Bruce Wayne (Ben Affleck), dan pertemuan dirinya dengan anggota terakhir Justice League (kalian harus menontonnya untuk menemukan jawabannya).
Seperti halnya film superhero lainnya, aksi adalah bagian tak terpisahkan. Namun, aksi untuk film JL 2017 sulit dibandingkan dengan ZSJL 2021. Karena JL 2017 adalah karya Josh Whedon, tak heran dengan aksi penyelamatan penduduk seperti halnya Avengers: Age of Ultron (2015). Sementara itu, ZSJL 2021 adalah karya orisinil Justice League dari Zack Snyder sehingga rangkaian aksinya berbeda dengan JL 2017. Di film ini, kalian akan melihat pertarungan Justice League melawan Stepphenwolf serta Parademons tanpa embel-embel menyelamatkan penduduk. Karena markas utama Stepphenwolf dan Parademons bukan diperuntukkan untuk ditinggali penduduk awam (kalau jeli, kalian harunsya mengerti situasi dan kondisi geografis markas antagonis).
Jumlah karakter-karakter yang ditampilkan tak jauh berbeda dengan JL 2017. Akan tetapi, karakterisasi setiap karakter berhasil disampaikan dengan baik, mulai dari anggota JL, yaitu Flash (Ezra Miller), Cyborg (Ray Fisher) dan Aquaman (Jason Momoa), sampai tokoh antagonis, Stepphenwolf (Ciaran Hinds). Tampilan visual Stepphenwolf (menurut penulis) adalah gabungan Shockwave dan Megatron sehingga mengintimidasi lawannya. ZSJL 2021 menunjukkan bahwa Stepphenwolf bukan lawan kaleng-kalengan, melainkan ancaman nyata untuk Justice League (korban pertamanya adalah bangsa Amazon yang hampir di Wipe Out). Anggota JL yang mampu mengimbangi Stepphenwolf adalah Wonder Woman (Gal Gadot) yang berkolaborasi dengan Aquaman dan dibantu Superman (Henry Cavill). Hal menarik dari Superman adalah kemunculannya yang berwibawa dan berenergi (sesuai porsinya) sehingga Stepphenwolf kewalahan. ZSJL 2021 menempatkan ending Sttephenwolf berbeda dengan JL 2017 karena ZSJL 2021 memperdalam motif sejati Stepphenwolf mencari Mother Box. Bukan sekadar menguasai bumi, melainkan ingin membayar hutang dari tuannya.
Sinematografi dan tatanan cahaya berhasil mencerminkan DC itu sendiri, yaitu dark. Setidaknya satu-satunya humor adalah lawakan Flash dan Aquaman yang sesuai porsinya. Karena bentuknya kotak, penonton perlu adaptasi untuk menikmati film berdurasi empat jam tersebut. Sinematografi yang rapi dengan close-up dan medium close-up mampu membuat penonton bertahan sampai durasi selesai, terutama wide shot yang memukau mata penontonnya.
ZSJL 2021 adalah bukti kehadiran tagar snydercut yang digaungkan penggemar DC kepada WB (kalian sudah tahu singkatannya di awal penulisan). Melalui ZSJL 2021, impian seluruh penggemar DC terpuaskan.
vhttps://www.imdb.com/title/tt12361974/
(REVIEW) Zack Snyder’s Justice League (2021)
